Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik dan memperluas jejaring internasional.
Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Benchmarking Kurikulum dan Penjaminan Mutu di Hanoi Law University, Vietnam pada Jumat (29/8).
Delegasi Fakultas Hukum Unwahas dipimpin Dekan Dr. M. Shidqon Prabowo, didampingi wakil dekan, ketua program studi, dosen, bagian akademik, serta Unit Penjaminan Mutu Fakultas (UPMF).
Mereka disambut langsung pimpinan Hanoi Law University, salah satu perguruan tinggi hukum tertua dan ternama di Vietnam.
Dalam dialog akademik, kedua pihak membahas desain kurikulum berbasis kompetensi, penerapan outcome-based education (OBE), hingga strategi menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi hukum.
“Kurikulum dan sistem penjaminan mutu yang kami terapkan harus mampu menjawab kebutuhan nasional sekaligus selaras dengan perkembangan internasional. Benchmarking di Hanoi Law University memberikan inspirasi berharga untuk pengembangan fakultas kami,” kata Dekan Fakultas Hukum Unwahas, Dr. Shidqon.
Ada tiga fokus utama benchmarking ini. Pertama, pengembangan kurikulum hukum adaptif yang menyeimbangkan teori, keterampilan praktis, serta isu-isu kontemporer seperti hukum lingkungan, perdagangan internasional, dan cyber law.
Kedua, sistem penjaminan mutu akademik berbasis standar internasional, mulai dari asesmen dosen, evaluasi mahasiswa, hingga mekanisme continuous improvement.
Yang terakhir, penjajakan peluang kolaborasi internasional, meliputi pertukaran dosen dan mahasiswa, riset kolaboratif, publikasi bersama, serta penyelenggaraan seminar internasional.
Dr. Nanang Nur Kholis dari Kantor Urusan Internasional Unwahas menegaskan kegiatan ini bagian dari implementasi roadmap internasionalisasi kampus.
“Kerja sama lintas negara ini diharapkan memperkuat peran Fakultas Hukum Unwahas dalam mencetak sarjana hukum yang profesional, berintegritas, dan siap bersaing secara global,” ujarnya.
Pimpinan Hanoi Law University, Assoc. Prof. Dr. Phan Thi Lan Huong, menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama antarperguruan tinggi di Asia Tenggara penting untuk membangun komunitas akademik yang solid.
Dengan benchmarking ini, Fakultas Hukum Unwahas berkomitmen mengadopsi praktik terbaik dari Hanoi Law University guna memperkuat mutu pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat, serta memperluas jejaring internasional.
Source : https://suaramuda.net/2025/08/31/mahasiswa-fh-unwahas-unjuk-gigi-di-hanoi-law-university-bedah-sistem-pajak-indonesia-vietnam/

