Berita

Perluas Kerjasama, Unwahas Lakukan Kunjungan ke PCINU Malaysia

Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang melakukan kunjungan resmi ke Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia untuk menjalin kerja sama strategis dalam bidang pendidikan, diskusi ilmiah, dan pengabdian masyarakat. Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan antara lembaga pendidikan dengan komunitas Nahdliyyin di luar negeri.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi Unwahas dipimpin oleh Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama (KUIK) Dr. Nanang Nurkholis, didampingi oleh Ketua LP2M Dr. Ali Martin, sejumlah dekan fakultas, kaprodi, dan perwakilan lainnya.

Dr. Noorhadi, Bendahara Yayasan Wahid Hasyim Semarang, menyampaikan pentingnya kolaborasi ini untuk mendorong inovasi pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang global dan kontekstual. “Kami percaya dengan kerja sama ini dapat menjadi model pengembangan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman yang kontekstual dan global,” tutur bendahara Yayasan Wahid Hasyim Semarang tersebut, Senin (13/1).

Ketua PCINU Malaysia, Umar Faruq, menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan komitmen untuk mendukung program-program pendidikan dan pengabdian yang melibatkan kedua belah pihak.

Dalam kunjungan ini, terdapat beberapa agenda utama yang dilaksanakan, antara lain: Focus Group Discussion (FGD), tema FGD adalah “Penguatan Pendidikan dan Pemberdayaan UMKM Diaspora NU Malaysia.” Diskusi ini melibatkan akademisi Unwahas dan pengurus PCINU Malaysia untuk mengeksplorasi solusi dalam pengembangan pendidikan serta ekonomi komunitas diaspora.

Kemudian dilanjut agenda Pengabdian Masyarakat, program ini mencakup penyuluhan hukum, pelatihan keterampilan, dan kewirausahaan bagi pekerja migran Indonesia di Malaysia, serta melakukan kunjungan ke Fasilitas PCINU Malaysia

Delegasi Unwahas juga mengunjungi pusat belajar dan pusat layanan konseling yang dikelola PCINU Malaysia, yang berperan penting dalam mendukung tenaga kerja Indonesia di Malaysia.Manfaat Strategis Kerja Sama

Kerja sama antara Universitas Wahid Hasyim dan PCINU Malaysia memiliki sejumlah manfaat strategis, di antaranya:

Penguatan Jejaring Internasional: Kolaborasi ini membuka peluang kerja sama global di bidang akademik dan sosial.

Peningkatan Kualitas SDM: Program pendidikan yang dirancang akan membantu meningkatkan kompetensi warga Nahdliyyin di luar negeri.

Pengembangan Program Inklusif: Inisiatif ini dirancang untuk memberikan dampak sosial bagi berbagai kelompok, termasuk pekerja migran dan mahasiswa.

Harapan untuk Masa Depan

Kerja sama ini diharapkan membuka peluang baru, seperti pendirian pusat studi Islam, program beasiswa, dan pengembangan dakwah berbasis teknologi digital. Selain itu, pengabdian masyarakat yang berbasis nilai-nilai Islam diharapkan memberikan solusi nyata terhadap tantangan komunitas Nahdliyyin di Malaysia.

Dr. Noorhadi menutup kunjungan dengan menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya Unwahas mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami optimis kerja sama ini akan menjadi pondasi bagi pendidikan Islam progresif dan berbasis keindonesiaan di tingkat global,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This field is required.

This field is required.